Minggu, 30 Maret 2014
Kamis, 06 September 2012
Makalah Jaringan Komputer

Inilah Makalah Jaringan Komputer Yang Telah Saya Buat
Silakan Didownload Di Link Di Bawah Ini:
Teknik----Komputer----Jaringan
link di atas ada 3
Selasa, 31 Juli 2012
Cara Membuat Link Berkedip
1.Login ke Blogger.
2.Klik Tata Letak.
3.Klik Edit HTML.
4.Kemudian Cari kode </head>. Setelah ketemu copy dan paste kode dibawah ini tepat di bawah kode </head> tadi .
<script src='http://denisahlan.netau.net/klinikit.js'/>
5.Klik Simpan Template.
6.Untuk melihat hasilnya langsung aja sobat arahkan kursor ke link yang ada pada blog sobat.
7.Selamat mencoba..
Kategori Kabel UTP
1. Kategori 1 (Cat 1) : Sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Server) telephone dan ISDN. Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pin dengan range impedansi yang lebar.
2. Kategori 2 (Cat 2) : Range impedensi yang lebar sering digunakan pada sistem PBX dan sistem Alarm Transmisi data ISDN, dengan bandwith 1 Mbps. Dipakai untuk token ring network.
3. Kategori 3 (Cat 3) : Sering disebut kabel voice grade menggunakan konduktor padat sebanyak 22/24 pin dengan impedensi 100Ω dan berfungsi hingga 16 Mbps. Dapat digunakan untuk 10Base T dan token ring dengan bandwith 4 Mbps.
4. Kategori 4 (Cat 4) : Frequensi up to 20 Mhz dan sering dipakai untuk 16 Mbps token ring network.
5. Kategori 5 (Cat 5) : Frequensi up to 100 Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100 Mbps tetapi kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.
6. Kategori 5e (Cat 5e) : Frequensi dan kecepatan sama dengan Cat 5, tetapi lebih support gigabyte ethernet network.
7. Kategori 6 (Cat 6) : Memiliki kecepatan up to 250 Mbps atau lebih dari dua kali Cat 5 dan Cat 5e.
8. Kategori 6a (Cat 6a) : Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10 Gbps.
9. Kategori 7 (Cat 7) : Di design untuk bekerja pada frequensi up to 600 Mhz.
Keterangan : Kabel kategori 5e disebut juga Entanced Category 5, karena kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat 5 yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat 5 biasa.
Macam-macam Topologi Jaringan Komputer
Topologi Jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Macam Topologi Jaringan ada 5 macam yaitu Topologi Bintang, Topologi Cincin, Topologi Bush, Topologi Mesh, Topologi Pohon. Semua ini merupakan Topologi Jaringan Komputer.
Sedangkan Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing ‐masing topologi berdasarkan karakteristiknya masing topologi berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini adalah jenis atau Macam - macam Topologi dari jaringan tersebut
- Topologi bus
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan
Gambar Topologi Bus
- Topologi Ring
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Gambar Topologi Ring
- Topologi Star
Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke centralpoint. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).
Gambar Topologi Star
- Topologi Tree
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Gambar Topologi Tree
- Topologi Mesh
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicatedlinks).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Gambar Topologi Mesh
Sumber : http://itartikel.blogspot.com/2012/04/macam-macam-topologi-jaringan-komputer.html
Langganan:
Komentar (Atom)




